SD Strada Santa Maria – Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) kembali menjadi momentum bagi seluruh umat untuk semakin dekat dengan Sabda Tuhan. Mengangkat tema “Sabda yang Menjawab Kegelisahan Zaman”, kegiatan pembukaan BKSN di SD Strada Santa Maria mengajak murid untuk menemukan kekuatan, penghiburan, dan tuntunan Tuhan di tengah berbagai kegelisahan dan tantangan kehidupan zaman ini. Pembukaan BKSN dipimpin oleh Ibu Agnes Suwarti.



















Dalam renungan pembukaan, anak-anak diajak untuk memahami bahwa dalam kehidupan sehari-hari sering kali muncul rasa takut, cemas, sedih, bingung, maupun berbagai persoalan yang membuat hati tidak tenang. Melalui Sabda Tuhan, anak-anak diingatkan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendirian karena Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjaga mereka.
Renungan juga mengajak anak-anak melihat peran Roh Kudus dalam kehidupan. Roh Kudus diibaratkan seperti “lampu” dan “kacamata ajaib” dari Tuhan yang membantu manusia melihat dengan lebih jelas mana yang baik dan berkenan kepada Tuhan. Dengan mendengarkan suara Roh Kudus, anak-anak belajar memiliki pikiran seperti Kristus, yaitu pikiran yang penuh kasih, suka menolong, sabar, dan mau melakukan kebaikan.



Pesan tersebut diperkuat melalui kisah Injil tentang Yesus yang mengusir roh jahat di Kapernaum. Yesus menunjukkan bahwa kuasa Sabda-Nya begitu besar. Ia tidak membutuhkan senjata atau kekuatan fisik. Dengan perkataan-Nya, “Diam, keluarlah dari padanya!”, roh jahat pun pergi. Kisah ini mengingatkan anak-anak bahwa Sabda Tuhan memiliki kuasa untuk memberikan keberanian dan membebaskan manusia dari ketakutan.







Melalui tema “Sabda yang Menjawab Kegelisahan Zaman”, anak-anak diajak untuk tidak hanya mendengarkan Sabda Tuhan, tetapi juga menghidupinya dalam tindakan nyata. Kegelisahan dan tantangan zaman dapat dihadapi dengan iman, doa, kasih, serta keberanian untuk memilih dan melakukan hal-hal yang baik.





Pembukaan BKSN juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mempraktikkan nilai-nilai tersebut melalui berbagai tindakan sederhana. Mereka diajak untuk berani berkata jujur dan sopan, berdoa ketika merasa takut atau sedih, serta berbagi kebaikan tanpa harus menunggu disuruh. Hal-hal kecil seperti merapikan mainan sendiri, membantu orang tua, meminjamkan alat tulis kepada teman, dan tidak menyontek menjadi bentuk nyata menghidupi Sabda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.


Pada akhirnya, BKSN bukan sekadar kegiatan membaca atau mendengarkan Kitab Suci. Lebih dari itu, BKSN menjadi ajakan bagi setiap anak untuk menjadikan Sabda Tuhan sebagai pedoman dalam berpikir, berkata, dan bertindak. Ketika dunia menghadirkan berbagai kegelisahan, Sabda Tuhan hadir sebagai terang yang menuntun, memberikan kekuatan, dan mengajarkan anak-anak untuk menjadi sahabat Yesus yang hebat, berani, penuh kasih, dan membawa kebaikan bagi sesama.
Selamat memasuki Bulan Kitab Suci Nasional. Mari semakin dekat dengan Sabda-Nya dan menemukan jawaban atas kegelisahan zaman melalui kasih Tuhan yang senantiasa hadir dalam hidup kita.
Sangat seru sekali dan semoga BKSN tahun ini berjalan dengan lancar. AMIN
selamat pembukaan bulan kitab suci nasionalll🙌🏻
Wow, sangat keren! ✋🔫
Selamat memasuki Bulan Kitab Suci Nasional.