
TANGERANG, BANTEN – SD Strada Santa Maria baru saja menggelar Perayaan hari Pangan sedunia yang bertepatan dengan penutupan Bulan Rosario pada tanggal 31 Oktober 2025. Acara ini mengusung tema “Konsumsi Pangan Nusantara untuk Indonesia Sehat” dan melibatkan seluruh peserta didik, guru dan karyawan, serta orang tua murid.
“Segalanya telah tersedia bagimu”
Bersyukur atas makanan dan alam sekitar artinya kita peduli dengan keberlangsungan hidup. Perayaan Hari Pangan Sedunia mengajak kita untuk lebih peduli dan menghargai atas hasil bumi yang kita peroleh dan diolah menjadi makanan. Bagi manusia makanan bukan hanya sebagai sumber energi saja, melainkan wujud peduli alam dengan pemanfaatannya. Perayaan Hari Pangan Sedunia yang rayakan setiap tanggal 16 Oktober mengajak kita untuk mensyukuri rahmat Tuhan dengan menyadari alam sebagai penyedia makanan sehat dan berkualitas.
Perayaan diawali dengan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Deodatus Salto Manulang. Dalam khotbahnya, Romo Salto menekankan pentingnya bersyukur atas makanan yang kita miliki dan menghabiskannya sebagai bentuk penghargaan.
“Kita hendaknya bersyukur kepada Tuhan atas makanan yang kita miliki dengan menghabiskan makanan”. Ujar Romo Salto.
Keunikan Ekaristi kali ini adalah penggunaan gunungan hasil bumi sebagai media pengenalan sayur dan buah kepada para siswa.
Setelah Ekaristi, para orang tua murid menyiapkan berbagai makanan nusantara yang sehat dan bergizi. Soto dipilih sebagai masakan nusantara utama tahun ini. Para siswa tampak antusias mencicipi berbagai hidangan sambil berbincang dengan teman-teman sekelas.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta didik akan pentingnya nutrisi dan gizi bagi tubuh. Diharapkan, mereka tidak hanya menyukai makanan cepat saji, tetapi juga menghargai makanan sederhana yang diolah dari rumah sebagai sumber makanan sehat dan bergizi.
Melalui kegiatan ini, SD Strada Santa Maria berharap dapat menanamkan nilai-nilai syukur atas berkat Tuhan dan kepedulian terhadap alam sebagai penyedia makanan.
Recent Comments