Pada hari Jumat, 29 November 2024, anak-anak kelas 6 mengikuti kegiatan studi lapangan yang diadakan di sekolah. Sekolah berkerjasama dengan Damkar Kota Tangerang mengadakan edukasi tentang langkah-langkah dalam menghadapi situasi kondisi saat terjadi kebakaran baik kebakaran besar atau kecil. Kegiatan studi lapangan dimulai pukul 08.15 sampai pukul 10.30, diikuti oleh siswa-siswi kelas 6 sejumlah 111 orang, bapak/ibu guru pendamping 8 orang.

Dari pihak Damkar ada 7 petugas yang menjadi narasumber dan pendamping kegiatan, 1 unit mobil Damkar dan peralatannya. Studi lapangan dilaksanakan di halaman sekolah SD Strada Santa Maria.

Sesi pertama disampaikan oleh Bapak Robi

Api dapat menyala bila ada oksigen lebih dari 16%, api dapat padam jika oksigen lebih rendah dari 16%. Kebakaran dapat terjadi jika ada 3 unsur yaitu panas, bahan bakar, dan oksigen. Kebakaran adalah api besar yang tidak terkendali, merugikan dan dapat menelan korban jiwa. Api jika dapat dikendalikan akan bermanfaat. Penyebab kebakaran : membuang puntung rokok sembarangan, api unggun tidak dipadamkan dengan benar.

Pemadam kebakaran menerima pengaduan : menyelamatkan hewan, mengambil kunci yang jatuh ke got, membersihkan sarang tawon, dll. Dalam sesi tanya jawab beberapa anak mewakili :

Kayla 6A : Apakah saat mengevakuasi kebakaran Bapak masuk TV?

Jawaban : Masuk TV bukan tugas Damkar, tugas Damkar adalah memadamkan api.

Rachel 6C : Apa yang harus dilakukan jika kita sedang di dalam mall atau gedung alarm berbunyi?

Jawaban : Jika masuk mall atau gedung yang kita amati pertama kali adalah jalur evakuasi. Hal-hal yang harus kita lakukan adalah jangan panik, cari jalur evakuasi atau tangga darurat, jangan berlari-lari, tetap waspada.

Edward 6C : Bagaimana cara menangani hewan liar (biawak)?

Kita tetap tenang, jangan panik, anggap hewan sebagai teman.

Sesi kedua disampaikan oleh Bapak Salim

Saat masuk mall yang kita perhatikan adalah jalur evakuasi. Jika terjadi kebakaran jangan masuk ke lift karena saat terjadi kebakaran listrik padam. Biasanya dalam sebuah gedung/mall ada tim kebakaran. Nomor telepon pemadam kebakaran: 112, nomor telp yang bisa dihubungi Damkar Kota Tangerang : 0215582144.

Biasanya respon dari Damkar adalah 15 menit sejak terima laporan terjadi kebakaran. Taruhan petugas Damkar adalah nyawa. Harus ada dalam mobil Damkar adalah air, selang, gancu, tangga, tandu, linggis, BE, water gun, selang 20-30 meter. Petugas Damkar harus memakai APD. APD adalah Alat Pelindund Diri. APD berfungsi untuk menjaga keselamatan petugas, agar tidak cedera/celaka saat bertugas. Baju petugas Damkar tahan panas dengan suhu tertentu. Petugas Damkar juga memakai tabung oksigen untuk membantu pernafasan saat memadamkan api. Korban meninggal dalam kebakaran disebabkan karena menghirup gas beracun yang timbul dalam kebakaran.

Tip jika terjadi kebakaran : jangan lari ke kamar mandi, kalua bisa lari keluar ruangan.

Viola 6C bertanya : Mengapa seragam Damkar berwarna merah?

Baju petugas Damkar memakai warna agak gelap supaya tidak cepat kotor.

Raymond 6C juga bertanya berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam menghirup asap beracun? Bila menghirup asap kebakaran segera basahi handuk/kain untuk menutup hidung, lalu merayap keluar. Waktu kurang lebih 20 menit.

Vanessa 6B : Kejadian apa yang sering terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Banyak hal seperti kebakaran, mengatasi hewan liar.

Apar: alat pemadam api ringan. Berat 5-16 kg yang digunakan pada api awal kebakaran. Apar ada yang padat dan ada yang cair. Ada 3 klasifikasi kebakaran :

-Klasifikasi kelas A bahan padat mudah terbakar. Contoh kayu, plastik, kain.

-Klasifikasi kelas B bahan cair. Contoh bensin, minyak tanah, alcohol, tinta, gas.

-Klasifikasi kelas C kebakaran karena korsleting listril, biasanya karena overload (banyak colokan)

-Klasifikasi kelas D kebakaran bahan logam. Contoh aluminium, seng, titanium.

Cara memadamkan api :

  1. Dengan Apart, semprotkan apart ke sumber api.
  2. Dengan kain basah, untuk menghilangkan oksigen.
  3. Dengan blanket khusus pemadam api.

Setelah penjelasan teknik memadamkan api, beberapa anak praktek memadamkan api saat terjadi kebocoran pada kompor gas, anak-anak yang praktek antara lain: Rachel dan Edo kelas 6C, Bastian dan Evan kelas 6B, Ethan dan Timoty kelas 6A.

Tips jika terjadi kebocoran gas : jangan menyalakan korek api, rokok, buka ventilasi, jendela pintu supaya aroma gas keluar, lepas regulator lalu bawa gas keluar ruangan.

Anak-anak yang praktek memadamkan api dengan menutup selang kompor gas, Davino, Kenzo, Raymond.

Sesi ketiga dari Pak Aziz

Cara mengevakuasi hewan liar. Hewan liar seperti ular, biawak, buaya, tawon. Jika kita menemukan hewan-hewan tersebut kita harus tetap tenang, anggap sebagai teman, jangan menambah gerak yang mengundang hewan2 tersebut menjadi waspada dan menyerang kita.

Setelah semua sesi sudah selesai, sesi selanjutnya adalah berfoto Bersama dan bermain air. Anak-anak membentuk lingkaran lalu, petugas Damkar menyemprotkan air dengan selang.

Anak-anak sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini. Semoga dengan kegiatan ini anak-anak semakin peka dan waspada jika terjadi hal yang membahayakan, dengan melakukan seperti yang dipelajari hari ini.

Sebarkan artikel ini