Di tengah pandemi yang belum berakhir, vaksinasi bertujuan memperkuat stamina dan imun tubuh agar terhindar dari virus Covid-19. Vaksinasi ini merupakan program pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Penyebaran virus Covid-19 dapat menyerang anak-anak. Keselamatan adalah hak semua orang yang harus tetap diberikan. Oleh karena itu pemberian vaksin kepada anak-anak adalah suatu bentuk menjaga keselamatan anak-anak dari virus Covid-19. Pemberian vaksin bukan hanya kepada para pendidik dan tenaga kependidikan tetapi kepada semua anak usia sekolah dari usia 6 tahun.

Pada tanggal 22 Desember 2022 SD Strada Santa Maria telah melaksanakan pemberian vaksin kepada para siswa kelas I – VI dari usia 6 -11 tahun. Pelaksanaan vaksin pertama dikoordinir oleh TNI POLRI  yang dipimpin Bapak Pelda Salim. Jumlah seluruh siswa SD Strada Santa Maria sebanyak 707 siswa. Sebanyak 98,4 % siswa SD Strada Santa Maria sudah mengikuti vaksin pertama.

Prosedur yang dilakukan dalam kegiatan vaksin adalah  pendaftaran, skrining, pemberian vaksin, dan observasi. Setelah diobservasi para siswa diizinkan pulang, jika tidak mengalami keluhan.

TNI Polri menurunkan tenaga kesehatan dan keamanan yang cukup banyak sehingga dengan jumlah siswa yang begitu banyak tidak membutuhkan waktu lama dalam pelaksanaan vaksin. Pelaksanaan vaksin dilakukan penjadwalan untuk kehadiran para siswa agar terhindar dari penumpukan kehadiran siswa.

Tanggal 22 Januari 2022 dilaksanakan vaksin kedua bagi para siswa yang sudah mengikuti vaksin pertama. Pelaksanaan vaksin kedua dikoordinir oleh Puskesman Sukasari yang dipimpin oleh Kepala UPT Puskesmas Sukasari dr. Efi Handayani. Begitu pula pihak Puskesmas Sukasari menurunkan tenaga yang sangat banyak sehingga kurang lebih pukul 12.30 pelaksanaan vaksin sudah selesai.  Siswa yang mengikuti vaksin kedua sebanyak 80,48%. Siswa yang tidak hadir dikarenakan sudah mengikuti vaksin kedua di tempat lain, atau belum waktunya untuk mengikuti vaksin kedua karena jarak vaksin pertama ke vaksin kedua belum satu bulan.

Pada hari yang sama, saat pelaksanaan vaksin kedua bagi para siswa, para guru dan karyawan mendapatkan kesempatan untuk vaksin booster. Guru dan Karyawan yang sudah mengikuti vaksin booster sebanyak 80,76%. Guru yang belum vaksin booster dikarenakan jarak antara vaksin kedua dengan booster belum mencapai 6 bulan.

Dilihat dari pencapaian vaksin pertama sebanyak 98,4% menunjukkan betapa antusiasnya orang tua murid menanggapi program pemerintah dalam memberikan vaksin bagi anak-anak usia 6 – 11 tahun. untuk keselamatan bersama. Semoga dengan pemberian vaksin kepada semua warga negara Indonesia kita semua sehat dan terbebas dari virus Covid-19.

Penulis : Elisabeth Supartiningsih, S.Pd