Pada hari Rabu sampai dengan Kamis tanggal 18 sampai 19 April 2018, anak-anak kelas IV SD Strada Santa Maria mengikuti pelatihan dokter kecil. Pelatihan itu diselenggarakan di KIDS City  ( Carrefour Transmart ). Penyelenggara kegiatan tersebut adalah Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Sukasari yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kota Tangerang.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk membentuk kader kesehatan pada setiap sekolah di lingkungan wilayah kerja UPT Puskesmas Sukasari. Maka di setiap sekolah diharap supaya mengirim 9 orang siswa dan 1 guru pendamping ( guru UKS ) untuk mengikuti pelatihan tersebut. Sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari sekolah negeri dan swasta.  Sekolah-sekolah peserta pelatihan tersebut adalah SDN Tangerang 1, SDN Tangerang 12, SD Setia Bhakti, SD Bonavita, dan SD  Strada Santa Maria.

Penyaji materi pada hari pertama adalah dari PMI. Para relawan dari PMI memberikan materi tentang pertolongan pertama yang dibawakan oleh Fidhya Nita, Marchella, Ahmad Hidayat. Salah satu relawan tersebut alumni dari Strada lo! Yaitu Kak Marchella. Semoga nanti ada penerusnya. Pertolongan Pertama menjadi penting karena bertujuan menyelamatkan jiwa penderita, mencegah cacat, memberikan rasa nyaman dan menunjang penyembuhan. Hal ini perlu diketahui oleh anak agar anak apabila mengalami cedera bisa mengatasi secepatnya. Anak juga dikenalkan alat-alat pertolongan pertama seperti: kain kassa, plester, mitela, kapas, obat merah dan lain-lain.

Selain alat-alat pertolongan pertama, anak juga diajarkan tentang tindakan pertolongan pertama. Tindakan pertolongan pertama yang dilakukan adalah mengamankan keadaan sekitar, kemudian pemeriksaan tingkat kesadaran dan pemindahan korban. Tindakan pertolongan pertama yang diajarkan kepada anak-anak adalah bagaimana mengatasi luka, patah tulang, keseleo/terkilir, dan pingsan. Anak diajarkan apa gejala dan tanda-tandanya serta cara penangannya. Anak tidak hanya dijelaskan teorinya tetapi juga pratek untuk penanganannya. Hal ini sangat bermanfaat karena peristiwa-peristiwa tersebut sering terjadi pada anak-anak usia SD. Pada saat kegiatan ini anak asyik melakukannya sehingga tanpa terasa waktu berjalan dengan begitu cepat. Kakak-kakak relawan dari PMI juga memberikan materi dengan penuh percaya diri dan bersemangat sehingga anak-anak pun bersemangat mengikutinya.

Pada hari ke-2 materi yang diberikan adalah tentang UKS. Penyaji materinya adalah dokter Febri dan dokter Evi. UKS ini penting karena bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik melalui peningkatan derajat kesehatan. Selain itu ada tujuan khususnya yaitu menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat, meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap dan membentuk perilaku masyarakat sekolah yang sehat, memelihara Kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan Kesehatan masyarakat sekolah.

Melalui kegiatan ini anak menjadi tahu tentang kesehatan mata, hidung dan telinga. Hal ini diulas panjang lebar mulai dari bagian-bagiannya, kelainan-kelainannya yang meliputi penyebab, gejalanya, dan cara penanganannya, serta cara menjaga kesehatannya. Selain itu juga dijelaskan tentang penyakit-penyakit dasar yaitu cacingan, penyakit kulit, penyakit saluran pernapasan, dan lain-lain. Materi yang terakhir yaitu tentang imunisasi. Imunisasi dasar yang harus diterima oleh anak adalah BCG, DPT, polio, campak, hepatitis B. Imunisasi ini dilakukan untuk mencegah penyakit tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus, poliomyelitis, campak, hepatitis B.

Demikianlah kegiatan kami, semoga ini berguna bagi anak-anak yang telah mengkuti pelatihan, bagi keluarganya, teman-temannya, sekolahnya, dan juga masyarakat di sekitarnya. Sehingga anak-anak Indonesia menjadi anak yang sehat, cerdas dan ceria.

Penulis : C. Kitin. K